EKSPRESI TULIS SASTRA

Hilang

pernah,
kau titipkan tulang rusukmu  di dompetku
ku selipkan diantara lapis dompet  teristimewa
rusukmu bersemayam tenang , nyaman
sekotak coklat rindu kita nikmati bersama
terpaan hujan kasar kita hadapi berdua



saat itu,
 dibawah langit jingga
kau memintanya kembali
aku tak bisa mengabulkan
tuhan terlanjur menitipkan rusukmu untukku.

kini,
aku hanya dapat menggapai punggungmu  saja
tanpa bisa menyentuhnya apalagi menikmati pandangannya
aku terperangkap dalam sangkar perasaan
waktu terus memperbudakku menantimu kembali





Komentar

  1. duit bagaikan tulang rusuk... he.. :D saya suka tampilan blognya, simpel dan menarik. semangat berkarya.

    BalasHapus
  2. Hehe terimakasih :D. Ini blognya beda lagi. bagaimana?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Firasat - Dewi Lestari

Peluk - Dewi Lestari

Analisis Sastra Anak